PemanfaatanSifat Magnet (Prinsip Elektromagnet Dalam Bel Listrik, Relai, Dan Telepon) - Diary Bersama - https: (Prinsip Elektromagnet Dalam Bel Listrik, Relai, Dan Telepon) Oleh informasi populer November 22, Mesin pengangkat rongsokan menggunakan prinsip elektromagnet untuk mengangkat logamlogam rongsokan. . Mahasiswa/Alumni Universitas Islam Negeri Sunan Gunung Djati Bandung25 Januari 2022 0112Halo Nisaamrina, jawaban untuk soal ini dijelaskan pada uraian di bawah ya. Bel listrik sederhana adalah alat yang bisa menghasilkan bunyi dengan memanfaatkan gaya elektromagnetik. Suara tersebut dihasilkan dari benturan pemukul dan lonceng, pemukul bergerak dengan ditarik oleh lilitan yang berubah jadi magnet saat dialiri listrik. Cara membuat bel listrik sederhana ada tiga langkah, yaitu 1. Membuat kumparan Kumparan akan berperan sebagai sumber medan magnet. Caranya dengan melilitkan kawat tembaga ke sebuah paku. Jumlah lilitan minimal untuk membuat kumparan dengan bahan kawat tembaga berdiameter 1 mm pada paku 9 inci dan sumber tegangan 9-18 volt adalah sekitar 200-300 lilitan. Jika ingin menghasilkan medan magnet yang lebih kuat, kita bisa menambah jumlah lilitannya, namun daya listrik yang dibutuhkan akan lebih banyak. 2. Membuat pemukul bel - Lempengan baja akan digunakan sebagai pegas dan lempengan besi sebagai lengan pemukul. Buat dudukan yang nantinya menjadi tempat pemukul lonceng menempel di papan. Dudukan dibuat dari besi siku-siku tipis atau dapat dibuat dari membengkokkan lempeng besi. - Pasang siku-siku tersebut ke papan dengan sekrup atau bisa dipaku, gunakan dua buah sekrup agar lebih kokoh. Kemudian satukan lempengan baja dan lempengan besi pemukul ke dudukan dengan menggunakan sekrup. - Kemudian solder kawat tembaga yang berasal dari kumparan dengan lempengan baja yang terhubung ke interuptor. 3. Merangkai bel listrik - Pasang baterai atau sumber daya lain dekat dengan saklar. Sambungkan sumbu positif baterai ke saklar dan negatif ke kumparan. - Tempelkan kumparan yang sebelumnya sudah dibuat. -Pasang paku yang lebih kecil sebagai interuptor dengan menggunakan penahan yang terbuat dari kayu. - Pasang pemukul di dudukannya. - Terakhir pasang bel atau lonceng di tempat yang bisa dijangkau oleh pemukul saat bergerak oleh tarikan medan magnet. Jadi, itu adalah 3 langkah untuk membuat bel listrik sederhana. 83% found this document useful 6 votes3K views4 pagesDescriptioncara membuat bel listrik sederhanaCopyright© © All Rights ReservedAvailable FormatsDOCX, PDF, TXT or read online from ScribdShare this documentDid you find this document useful?83% found this document useful 6 votes3K views4 pagesCara Membuat Bel ListrikJump to Page You are on page 1of 4 You're Reading a Free Preview Page 3 is not shown in this preview. Reward Your CuriosityEverything you want to Anywhere. Any Commitment. Cancel anytime. Ilustrasi magnet dalam kehidupan, sumber foto dari Andrey Matveev di PexelsMagnet merupakan salah satu benda yang memiliki kemampuan untuk menarik benda lain, utamanya yang terbuat dari logam. Selain itu magnet juga sering kita temui dalam kehidupan sehari-hari, misalnya dalam speaker yang ada di rumah dan benda lainnya. Magnet sendiri ternyata bisa dibuat dengan cara sederhana. Membuat magnet dengan cara elektromagnetik dapat dilakukan dengan tiga cara sederhana? Mau tahu apa saja, simak ulasannya berikut Membuat MagnetIlustrasi magnet dalam kehidupan, sumber foto dari jovan curayag di PexelsDikutip dari buku IPA Fisika Gasing karya Yohanes Surya, Grasindo dijelaskan bahwa ada tiga cara membuat magnet sederhana. Berikut adalah langkah-langkah yang harus kalian MenggosokCara pertama yang bisa dilakukan untuk membuat magnet adalah dengan cara menggosokkan sebuah magnet pada sepotong besi atau baja secara berulang dan searah. Dengan cara tersebut maka besi dan baja akan menjadi magnet, namun kekurangannya adalah sifat asli dari magnet akan hilang. Untuk cara lengkapnya adalah sebagai berikutKalian cukup memegang magnet tetap, lalu tinggal kalian gosokan ujung magnet tersebut di sepanjang permukaan batang besi dengan magnet, yang perlu diperhatikan adalah gosokan yang dilakukan harus satu arah dan dilakukan secara berulang kurang lebih selama lima mencoba apakah sudah berhasil maka kalian bisa mendekatkan besi yang sudah digosok magnet ke logam InduksiCara induksi bisa dipakai untuk membuat magnet yang memiliki sifat sementara, caranya cukup mudah karena tidak cukup mendekatkan besi dengan magnet kuat. Langkah-langkahnya adalah sebagai berikutLetakkan batang besi pada statif dengan posisi vertikalSelanjutnya letakkan beberapa buah jarum di bawah batang besi, kemudian letakkan magnet kuat di atas batang besi dan jepit dengan statif untuk menghindari terjadinya perubahan posisiSetelah itu maka besi akan berubah menjadi magnet dengan menarik benda logam yang ada di ElektromagnetikCara ketiga untuk membuat magnet adalah dengan cara elektromagnetik atau mengaliri besi dengan listrik searah atau listrik DC melalui sebuah penghantar. Jika tidak ada arus DC maka bisa diganti dengan arus AC yang memiliki tegangan rendah. Langkahnya adalah sebagai berikutPertama-tama kalian harus melilitkan kabel kumparan atau kawat besi pada paku kedua ujung kabel kumparan atau kawat besi dan hubungkan kedua ujung kabel dengan kutub positif dan negatif jarum-jarum dengan paku besi yang telah dililit maka besi akan menjadi menjadi magnet, paku besi tersebut akan menarik jarum-jarum yang berada di adalah pembahasan mengenai cara membuat magnet dengan sederhana dan bisa dipraktekkan di rumah karena cukup menggunakan besi atau besi baja. WWN Oleh Ani Rachman, Guru SDN Muhajirin, Muaro Jambi, Provinsi Jambi - Umumnya magnet yang kita gunakan merupakan magnet buatan. Karena sengaja dibuat manusia. Bahan yang dapat dijadikan magnet buatan, antara lain besi, baja, serta campuran kedua bahan tersebut. Kemagnetan baja tergolong sukar membuatnya, tetapi tahan lama. Guna menghilangkannya, harus dibakar. Sementara sifat kemagnetan besi, mudah dibuat, namun tidak tahan lama. Ada tiga cara membuat magnet, yakni dengan digosok, induksi, dan memakai aliran listrik. Penjelasannya sebagai berikutDigosok Alat dan bahan yang harus disiapkan adalah magnet, paku kecil, dan besi. Gosokan besi pada ujung magnet secara satu arah dan teratur. Setelah beberapa saat, besi akan menjadi benda magnetik dan mampu menarik paku kecil. Hal ini bisa terjadi karena besi mendapat aliran magnet dari gosokan tersebut. Baca juga Cara Membuat Magnet Sementara Induksi Alat dan bahan yang harus disiapkan adalah magnet, paku kecil, batang besi, dan aluminium. Cara membuat magnet lewat induksi, dilakukan dengan mendekatkan batang besi dengan magnet. Lalu, mulai dekatkan aluminium di bawah batang besi, dan paku kecil. Bel listrik sederhana merupakan suatu alat yang mampu menghasilkan suara dari adanya perubahan energi listrik menjadi magnet yang nantinya menimbulkan energi gerak yang berfungsi sebagai sumber penghasil suara. Bel listrik yang dibuat, memiliki dua bagian utama yaitu; sebuah besi/paku yang dililiti kumparan, dan sebuah sumber bunyi digunakan bel/lonceng sepeda. Ketika arus listrik dialirkan pada kumparan, maka kumparan akan bersifat magnet sehingga dapat menarik pemukul lonceng, dan pemukul tersebut akan memukul bel sehingga terjadilah bunyi. Bahan-bahan yang digunakan dalam pembuatan bel sederhana ini berasal dari barang-barang bekas yang mudah ditemui disekitar kita. Besarnya energi listrik yang diperlukan adalah berkisar dari 9 sampai dengan 18 volt. Jika energi listrik yang diberikan terlalu kecil maka bel listrik tersebut tidak dapat bekerja secara optimal atau bahkan tidak bekerja sama sekali. Namun jika energi listrik yang dialiri terlalu besar maka akan sangat berbahaya dan yang jelas bel listrik tersebut akan terbakar karena timbul energi panas yang berlebih. Untuk membuat bel listrik sederhan, beberapa bahan dan peralatan yang dibutuhkan adalah sebagai berikut Satu lembar papan kayu ukuran 30 x25 cm dengan ketebalan sekitar 1 cm. Kawat tembaga berdiameter 1 mm, panjang sekitar 11 m. Sebuah buah saklar sebagai peyambung dan pemutus arus Sebuah baterai 9 volt atau adaptor yang memiliki rentang tegangan 9-18 volt. Sebuah paku besi 9 inci paku usuk. 10-15 buah sekrup kecil atau paku kecil paku triplek secukupnya. Lembaran aluminium dari bekas kemasan minuman kaleng. Sepotong kayu berukuran batang spidol besar atau sekitar berdiameter 1-1,5 cm. Sebuah sekrup berukuran 1,5 inci. Sebuah buah bel atau lonceng. Selembar pelat besi tipis ukuran 1x15 cm Selembar pelat baja tipis ukuran 1 x 7 cm cutter bekas. Sedangkan alat yang dibutuhkan dalam pembuatan bel listrik yaitu tang, palu, obeng minus dan plus ukuran kecil, pisau kecil/pisau lipat, gunting, solder beserta tinolnya, mistar dan pensil. Berikut ini gambar bel listrik sederhana yang akan dibuat. Cara Membuat Langkah pertama adalah pembuatan kumparan sebagai sumber medan magnet. Kumparan dibuat dengan cara melilitkan kawat tembaga pada paku ukuran 9 inci. Banyaknya lilitan tergantung kebutuhan. Jika ingin menghasilkan medan magnet yang kuat namun membutuhkan energi listrik yang sedikit lebih, makan lilitan dibuat lebih banyak. Jumlah lilitan minimal untuk sumber tegangan 9-18 volt dengan bahan kawat tembaga berdiameter 1 mm pada paku 9 inci adalah sekitar 200-300 lilitan. Pada bagian lempengan baja yang berfungsi sebagai pegas pada saat bekerja dan lempengan besi sebagai lengan pemukul, disatukan menggunakan sekrup kecil. Sebaiknya sekrup yang digunakan berjumlah 2 buah agar lebih kokoh. Pada bagian ini kemudian dilakukan penyolderan antara kawat tembaga yang berasal dari kumparan dengan lempengan baja yang terhubung ke interuptor sekrup berukuran 1,5 inci. Pada bagian kumparan, ujung paku 9 inci diberi penahan supaya kumparan tidak bergeser ketika didorong oleh lempengan besi. Penahan berupa lembaran aluminium yang dilipat-lipat dan dipasang vertikal dengan pemakuan untuk melekatkan pada papan. Penahan ini dapat dibuat dari bekas kemasan minuman kaleng yang terbuat dari aluminium. Pasang baterai dekat dengan saklar, sambungkan sumbu negatif baterai dengan kumparan, dan sumbu positif dengan saklar. Bagian dudukkan lempengan baja dan besi, tahap pemasangan diawali dengan melekatkan lempengan pada dudukkan kemudian dilanjutkan pemasangan ke bidang papan. Pemasangan dalam papan dapat dilakukan dengan menggunakan sekrup sebanyak dua buah. Pastikan dudukan kayu terpasang dengan kuat, dan tidak goyah. Tempelkan paku yang sudah dililitkan tembaga kumparan pada bagian atas lihat gambar. Supaya tidak bergeser kumparan diberi penahan yang terbuat dari seng atau juga bisa menggunakan kaleng bekas minuman. Penahan dipasang pada kedua ujungnya. Supaya lebih kuat penahan ini disekrup bersatu dengan papan landasan. Untuk paku yang berfungsi sebagai interuptor dipasang dengan menggunakan penahan yang terbuat dari kayu. Sekrup penahan tersebut supaya menyatu dengan papan landasan. Solder kawat tembaga yang menghubungkan interuptor dengan saklar. Letakan saklar dekat dengan baterai solder kawat tembaga yang menghubungkan saklar dengan baterai, dan yang menghubungkan saklar dengan interuptor. Pasang bel/atau lonceng dekat dengan pemukul, satukan dengan papan landasan lihat gambar. Cara Kerja Bel Listrik Setelah bel berhasil dibuat silahkan cek kembali bagian-bagian yang mungkin masih kurang dan segera diperbaiki. Ketika saklar ditekan dalam keadaan on hingga menutup rangkaian yang sebelumnya telah di hubungkan ke sumber arus listrik baterai atau adaptor, arus listrik mengalir dari sumber arus listrik menuju interuptor sekrup pada batang kayu melalui kawat tembaga. Kemudian arus dilanjutkan menuju ke lempengan baja dan selanjutnya menuju ke kumparan paku yang dililitkan kawat tembaga. Adanya arus listrik yang mengalir melalui kumparan mengakibatkan paku berubah menjadi magnet dan menarik lempengan logam/besi tipis yang dilekatkan pada lempengan baja. Pada lempengan logam/besi ini kemudian dilekatkan dengan lempengan besi yang berfungsi sebagai pemukul bel. Tertariknya lempengan logam beserta lempengan baja mengakibatkan kawat pemukul bergetar dan memukul bel/lonceng hingga berbunyi. Pada saat yang sama hubungan lempengan baja dengan interuptor terputus sehingga arus listrik berhenti mengalir. Berhentinya arus listrik itu menyebabkan paku kumparan kehilangan sifat magnetnya. Akibatnya lempengan baja kembali ke posisi semula. Lempengan baja kembali terhubung dengan interuptor dan arus listrik kembali mengalir, sifat magnet pada kumparan muncul kembali. Begitu seterusnya hingga saklar dimatikan dalam keadaan off

magnet untuk merangkai bel listrik dibuat dengan cara